Salah satu hal yang paling menarik dari dunia ini adalah mitos. Setiap orang membicarakannya, menjadikan topik percakapan yang layak untuk didiskusikan atau sekadar disebarkan. Menurut pemikiran masyarakat awam, mitos berarti sesuatu yang tabu, namun dari hal tersebutlah ilmu pengetahuan muncul jauh sebelum Islam turun kedunia, masyarakat telah disibukkan dengan berbagai hal yang ada di lingkungan sekitar mereka, seperti kenapa terjadi hujan, apa yang menyebabkan petir muncul, lalu mereka mencoba mencoba menghubungkannya dengan sesuatu yang dianggap ghoib dan memiliki kekuasaan atas alam semesta dan diri mereka. Beberapa yang tidak memahami agama dan adanya Allah sebagai tuhan yang maha Esa mengaitkannya dengan apapun yang bisa dianggap sebagai makhluk yang memiliki kekuataan besar, seperti batu beasar, pohon besar, matahari, bulan dan lain-lainnya.
Manusia itu hidup utuk berkembang, manusia adalah makhluk yang paling ingin tahu. seiring berlangsungnya kehidupan , manusia mulai melakukan percobaan, menginstropeksi diri, melakukan diskusi sehingga ilmu pengetahuan mulai berkembang. Walau pada saat itu ilmu empirik belum berkembang pesat. Pembicaraan mengenai gejala alam juga semakin memanas dikalangan para ilmuan sehingga melahirkan banyak pemikir. Corgito ergo sum, merupakan ungkapan Descartes yang artinya aku berpikir maka aku ada, pemikirannya memberikan gambaran bahwa ilmu itu berangkat dari keragu-raguan. dalam Islam sendiri terdapat kejayaan ilmu pengetahuan pada masa Harun
Ar-Rasyid,
khalifah kelima Abbasiyah dilanjutkan khalifah Ma’mun Ar-Rasyid, Islam
berkembang pesat. Dimana saat itu Baghdad menjadi salah satu pusat ilmu
pengetahuan dunia. Beberapa bukti kejayaan itu antara lain kekhalifahan
Islam
berhasil mewujudkan keamanan, kedamaian serta kesejahteraan rakyat (http://www.majalahgontor.net/index.php?option=com_content&view=article&id=518:abad-abad-keemasan-peradaban-islam&catid=40:laporan&Itemid=103).
Ada banyak pertanyaan, apakah Al-Qur'an adalah Ilmu pengetahuan yang ilmiah ?
Sudah jelas betapa banyaknya ilmu pengetahuan yang berasal dari Al-Qur'an dan hadits nabi Muhammad SAW, mulai dari ilmu kedokteran, sosial, keuangan, astronomi, dan lain-lain. namun apakah itu ilmiah? YA!
Pada dasarnya penegrtian Ilmiah itu adalah segala sesuatu yang bernilai ilmu, karena ilmu merupakan penjelasan matas suatu fakta. banyak manusia yang khawatir apakah AL-Qur'an dan hadits itu adalah ilmiah, jika ilmiah yang mereka maksud adalah teruji secara empirik, maka banyak ucapan Allah yang telah dijadikan adasar dari segala ilmu pengetahuan dan telah diuji oleh para ahli. Tidak ada yang bisa membantah Al-Qur'an, karena ia diturunkan sebagai mukzizat kepada rasulullah dan terdapat ilmu didalamnya bagi orang-orang yang mau berfikir.
Sudah jelas betapa banyaknya ilmu pengetahuan yang berasal dari Al-Qur'an dan hadits nabi Muhammad SAW, mulai dari ilmu kedokteran, sosial, keuangan, astronomi, dan lain-lain. namun apakah itu ilmiah? YA!
Pada dasarnya penegrtian Ilmiah itu adalah segala sesuatu yang bernilai ilmu, karena ilmu merupakan penjelasan matas suatu fakta. banyak manusia yang khawatir apakah AL-Qur'an dan hadits itu adalah ilmiah, jika ilmiah yang mereka maksud adalah teruji secara empirik, maka banyak ucapan Allah yang telah dijadikan adasar dari segala ilmu pengetahuan dan telah diuji oleh para ahli. Tidak ada yang bisa membantah Al-Qur'an, karena ia diturunkan sebagai mukzizat kepada rasulullah dan terdapat ilmu didalamnya bagi orang-orang yang mau berfikir.
Jadi, jika seseorang menggunakan landasan Al-Qur'an adan hadits sebagai landasan dalam penelitiannya maka itu sangat baik, selain memeberikan jawaban kepda orang-orang yang meragiuan, hal itu juga dapat menambah kadar keimanan kita. ^_^ selamat mencoba penerapan Al-qur'an dan hadits nabi dalam kehidupan kita ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar