Kamis, 27 Maret 2014

Psikologi itu aku, kamu, dia, mereka, dan kita

Pada saat bangun dari tidur sampai kembali tidur, tidak ada satupun hal yang tidak berkaitan dengan psikologi. Buku-buku yang paling laris di pasaran pun mengenai topik psikologi. mulai dari bagaimana cara mengembangkan diri, buku panduan memilih jodoh yang baik, mendidik anak, dan lain sebagainya. Bahkan yang menulisnya terkadang bukan seorang sarjan psikologi atau pernah mempelajari psikologi langsung dari bangku sekolah. kebanyakan dari mereka memiliki pengalaman pribadi yang disebarkan melalui tulisan. Hal ini berarti, ilmu psikologi menjadi hal yang bisa diterima oleh siapapun dan darimanapun ia berasal.
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia baik yang tampak maupun yang tampak. Namun apakah anda mengetahui cara bekerja para psikolog? atau sarjana psikologi?
Pada dasarnya orang -orang yang masih awam dalam ilmu psikologi akan mengira ilmu psikologi sama dengan ilmu perdukunan yang bisa mengetahui pribadi, nama, sikap, pandangan hidup, masalah seseorang hanya dengan melihatnya sekilas. Hal yang sangat memalukan jika sampai saat ini hal tersebut masih tertanam dalam pemikiran masyarakat.
Sebelum seorang calon sarjana psikologi menyelesaikan pendidikannya, mereka belum di perbolehkan untuk mengamalkan pelajaran yang di peroleh pada diri orang lain secara semabarangan dan tanpa seijin dari dosen pembimbing, di karenakan jika terdapat kesalahan dalam melakukan interpretasi (pemaknaa) bisa memunculkan mispersepsi atau kesalahan lainnya yang lebih fatal.
Salah satu pendekatan yang paling sering dilakuakan para psikolog dalam mengamati perilaku manusia adalah dengan wawancara, mencari riwayat hidup atau melakukan anamnesa metode, konseling dan lain sebagainya. Dengan melakukan hal ini akan lebih mudah dalam mecari tahu bagaiman kepribadian, karakter, budaya dan ideologi seseorang.Diharapkan dengan memahami perbedaan tersebut, para psikolog bisa mengerti ideologi manusia, memahami sehingga bisa berhubungan lebih baik.
tahukah anda, salah satu dari ilmu psikologi yang tugasnya untuk membantu mengembangkan potensi diri, membantu mengenali diri anda sendiri, menyelesaikan masalah, memebuat keputusan dan membantu dalam penyesuaian diri itu tugas dari seorang ahli psikologi yang disebut sebagai apa?
kita, menyebut mereka sebagai konselor,  tugasnya sebagian besar adalah hal diatas. mereka berbeda dengan psikiatri, karena seorang konselor tidak memberikan pengobatan berupa medis, karena tidak dibekali dengan ilmu medis yang cukup untuk memberikan obat kepada klient. Biasanya konseling hanya dilakukan kepada orang yang menderita penyakit mental, karena kalau manusia normal masih bisa melakukan konseling dan pengembangan diri dengan dirinya sendiri.
Seorang konselor merupak sarjana psikologi yang telah mengambil pendidikasn profesi selam 2 tahun setelah lulus dari pendidikan sarjana. setelah itu konselor biasanya bekerjadikantor atau disekolah, disebut sebagai bimbingan dan konseling. jika kita merasa tidak bisa menyelesaikan maslah yang menimpa kita dengan akal sehat, setelah melakukan pendekatan dengan Allah, lakukan juga pendekatan dengan konselor atau ahli psikologi lainnya. jangan malu natau ragu, karena hal ini akan sangat membantu da para konselor profesional memiliki sikap ramah dan mampu menjaga rahasia. ^_^



Tidak ada komentar:

Posting Komentar